Dalam beberapa blog pribadi mungkin akan ditemukan cerita seseorang tentang ciuman pertamanya, pacar atau kencan pertama. Tapi dalam coretan setelah vakum lama ini, aku malah ingin menceritakan tentang STRES pertamaku. Apakah memang saat ini sedang stres? Hahaha.. entahlah…
Stres merupakan suatu kondisi yang disebabkan adanya ketidaksesuaian antara situasi yang diinginkan dengan keadaan biologis, psikologis atau sistem sosial individu tersebut (Sarafino 2006).
Sebelumnya dengan definisi di atas kukira stres pertamaku adalah saat yang lain bisa mengucap huruf “R” tetapi aku belum bisa mengucapkannya. Hingga ketika lomba cerdas cermat antar SD, seorang guru dari team lawan memprotes jawabanku yang katanya kurang tepat dan jelas. Ahaaaai.. sontak teriak “huuuu..” menimpali protes beliau atasku yang cedal / cadel ini. Tetapi ternyata bukan itu stres pertamaku sebab aku enjoy aja tuh.. dan tetap bekerja keras melafalkan satu huruf keRamat itu hingga akhirnya kelas 5 SD bisa mengucapkannya dengan lancaRRRRRR..
Lima deretan huruf di akhir judul coretan kali ini sungguh menjadi lawan sekaligus teman setia perjalanan menuju tempat kerja bahkan saat pulang menuju rumah tercinta. Ya.. jalanan sepanjang Serang – Cikande demikian akrab dengan kemacetan di berbagai titik. Bila dari Ciruas, bisa dijumpai mulai dari Pasar Kalodran – Pasar Ciruas – Pabrik Woojin – Perempatan Sentul – Pasar Kragilan – Jembatan Kragilan – Perempatan Selikur – Terowongan Tambak – Pasar Tambak – Kawasan Nikomas – Pertigaan Gorda – Pabrik Pongwan atawa ParkLand – hingga ngos-ngosan tiba di Kawasan Industri Modern lanjut Kawasan Industri Pancatama tempat pabrikku berada. Yang jelas harus sabar dan penuh perhitungan (meski sering meleset) untuk hari-hari tertentu yang menjadi hari pasar di beberapa titik yang diawali dengan kata “pasar” yang kusebutkan di atas.
Kenapa jadi lawan? Jelas dong.. apalagi jika bangun kesiangan atau dinas luar yang melewati titik-titik di atas. Alhasil harus berjibaku melewati tanjakan di Ondar-Andir menyusuri sisi tol, melipir di Selikur sampai Kibin dan keluar di sekitar pabrik Timas, atau masuk Cijeruk untuk lewat pasar Tambak dari belakang atau justru bablas terus melewati area pembuangan limbah yang tembus kawasan Modern. Akhirnya jarak tempuh normal yang bisa dicapai setengah sampai seperempat jam bisa molor sampai dua hingga tiga jam.. alamaaaak. Saat-saat itulah ketahanan selama 2,5 tahun di pabrik diuji dengan sangat (godaan untuk pindah pabrik maksudnya).
Nah.. kapan dong menjadi kawan? Pertama, saat kantuk melanda karena berangkat subuh atau pulang terlalu larut dari pabrik. Apalagi sekarang single fighter saat isteri tercinta memutuskan (setelah konferensi karpet hijau) untuk berhenti kerja. Biasanya saat boncengan tidak terasa tuh yang namanya macet.. Hehhehe.. Kedua, dari macet banyak sekali pelajaran yang bisa kupetik. Haiyaaah.. belajar kok dari macet, belajar apa bro..
Masih kuingat seminggu yang lalu.. ketika undangan lokakarya dari Forum Pendamping Buruh Nasional menggelitikku untuk menyatroni Wisma Samadi di Klender. Tentu saja aku nggak sendiri, kami berempat mewakili Paguyuban Pekerja Katolik Cikande. Aku, isteriku, dan Suster Anas.. loh.. satunya siapa? Aaah.. tentunya si debay di janin isteriku. Hemh.. semoga tambah cerdas kamu ya naaak.. masih dikandung badan sudah diajak belajar tentang masalah orang dewasa. Pendek kata di tengah gerimis hujan, kami berempat mendarat juga dari Blue Bird Air ke pelataran salah satu rumah retret di sudut ibukota negara ini. Brrrrr… adem tenan.. namun langsung terbayarkan dengan keasrian Wisma Samadi dan kerennya kamar untuk menginapnya.. standar hotel bingits..
salah satu sudut Wisma Samadi Klender
Lokakarya kali ini mengangkat tema ”Menyiapkan Buruh Menghadapi Pasar Bebas Asia Dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”. Pesertanya lumayan banyak mulai dari Palembang, Lampung, Bogor, Bekasi, Tangerang, Jakarta, Serang, hingga Banten. Kami sebagai peserta berasal dari beragam perkumpulan, mulai dari serikat buruh, aliansi serikat buruh, atau paguyuban pekerja keagamaan. Rasanya diriku mengecil sampai seukuran semut jika berhadapan dengan mereka-mereka yang sudah malang melintang dalam aktivitas perburuhan. Ups.. karena keyboard sudah menunggu, biarlah ku membesar lagi ya..
Ahh.. Bekasi lagi.. Beberapa hari ini berbagai media baik cetak maupun elektronik mengabarkan beredarnya rekaman video mesum sepasang pelajar di Bekasi. Bahkan ada yang menduga bahwa kedua pelaku yang masih usia belia ini mengalami kelainan sebab keduanya merekam adegan perkimpoian ini menggunakan HP masing-masing. Untuk keamanan masyarakat luas, saya tidak memasang link tautan download video ini di blog ini (selain tentunya karena saya tidak punya hehehe). Namun setidaknya ada tiga hal yang menggelitik hati saya terkait kejadian menghebohkan ini.
Pertama .. Apa lagi yang akan menjadi kelakar miris tentang Bekasi? Ya.. belum lama bukankah banyak meme yang beredar tentang bekasi? Mulai dari kemacetannya.. panasnya.. bahkan ada yang putus ataupun batal jadian hanya karena pasangannya orang Bekasi. Dan yang terpopuler tentunya adalah Bekasi yang tidak ada di peta dunia dan merupakan planet lain seperti halnya bumi yang kita huni. Hal ini membuat citra Bekasi kembali tercoreng.. Bisa bisa ada petisi membela Bekasi lagi nich.. (sambil sisiran). Ooops.. langsung cari channel Stand Up Comedy untuk melihat apalagi comment dari para komikers tentang daerah ini. Siap-siap ngakak sambil sedih sebab orang tua angkat saya, saudara saya, juga ada di Bekasi..
diambil dari http://katagambarku.com/2014/10/14/gambar-meme-lucu-bekasi-di-buli/
Kedua.. Sebagian dari kita masih tertarik dan doyan dengan berita yang berbau mesum ini. Gak percaya? Coba deh surfing ke dunia maya.. terlihat banget banyak yang meminta link video ini di forum-forum pertemanan. Salah satunya juga saya sih.. Ahh.. mungkin saya sudah lelah (mau bilang “kami” atau “kita” ntar disahut LOE AJA KELEES). Lelah dengan satu media yang menyiarkan bencana mulai dari tanah longsor hingga kecelakaan pesawat membabi buta sepanjang hari.. satu media yang menyiarkan proses persalinan artis dan pernikahan (sayangnya minus adegan malam pengantin).. atau tingkah polah para menteri kabinet Jokowi yang kadang membuat gemes, seneng, kecewa, dan jatuh cinta.. berjuta rasanya. Kelelahan itu bisa terbayar dengan menonton video beginian.. atau malah tambah lelah? Krik krik kriiik…
Ketiga.. PERGESERAN FUNGSI HANDPHONE!! Jika ada produser yang melihat celah bahwa video via HP banyak peminatnya, bukan tidak mungkin nanti ada video klip musik atau bahkan film kolosal yang diproduksi menggunakan HP. Meski ngeri juga kalau perang Baratayudha direkam dengan HP.. Bima yang gede akan terlihat sekecil semut.. Atau panahnya Arjuna nancep di kamera HP. Penonton pun nangis bombay.. Yups, HP dengan berbagai fiturnya mulai mengalami pergeseran fungsi tidak lagi sekedar menjadi alat komunikasi (sambil ngelirik HP saya yang juga beralih fungsi menjadi isteri kedua karena kalau tidur ikut saya kelonin).
Ya.. apapun itu.. semoga tidak ada lagi video-video mesum yang jadi bahan berita media deh. Kasian.. kasian bagi yang gemes dan greget kalau gak dapet videonya. Selamat berakhir pekan sahabat.. Sudah punya link download atau justru videonya?
Satu hari di awal 2015.. Mencoba menengok kembali sehari kemarin tepat di penghujung 2014.. masih di pabrik dan meeting project. Di sela waktu istirahat kerja coba menengok blog usang ini dan menemukan bahwa sepanjang 2014 hanya 6 coretan yang kubuat. Bahkan kata si pembalap PNS, gara-gara persiapan kawin hahaha.. Tapi ya itulah, tahun ini berlalu tanpa aktivitas blogging dan surfing karena ada yang lebih penting untuk dipikirkan, dikerjakan, dan diselesaikan. Hasilnya apa? Hemh.. coba tengok dulu coretan di penghujung tahun lalu deh.. yang ini dan ini.. Ups, saya masih kerja? Iyalah.. namanya juga tukang terompet xixixixxi..
ledekan terfavorit di akhir 2014
ini dia tukang terompetnyaaa..
Ternyata tahun 2014 menghadirkan banyak berkat untukku. Mari lihat dengan format ramalan bintang ala ABEGE.. Namun saya hanya akan membahas tentang Asmara.. (sebab akhir 2013 saya masih jomblo)
Ramalan :
“Keberuntungan cinta kasih bagi sebagian Shio Babi di sepanjang tahun Kuda Kayu 2014 ini cenderung tergolong bagus dan aman. Mereka cenderung mudah jodoh dan mudah menemukan calon suami/istri. Masa yang sangat baik untuk melakukan pernikahan dan pindah rumah. Dalam menjalani hubungan cinta kasih, Shio Babi pada umumnya cenderung tertutup dan pemalu”
(dikutip dari http://www.peramaltarot.com/2014/02/ramalan-shio-2014-peramal-priyashiva.htm)
Harapan saya di akhir 2013 sebenarnya masih bias..
“ Dalam percintaan.. (deg degan saat nulis ini).. To The Next Level berarti yang jomblo segera berpacaran, yang tunangan segera nikah, yang udah nikah terus tambah lagi.. tambah pasangan? Ya tidak dooong.. tambah buah hati maksudnya. Maaf saya tidak berani bicara ndakik ndakik karena jemarinya jadi tremor kronis nan kencang..”
Sungguh ruar biasa, February 2014 jadian, Agustus di tahun yang sama menikah, dan sekarang sedang dititipi karunia Allah yang sudah 4 bulan ada di rahim isteriku. Terima kasih Tuhan..
Bagaimana ramalan tentang 2015? Biarlah Tuhan yang atur semuanya.. Sebab Tuhan itu selalu tepat pada waktunya.. sesuai apa yang kita perlukan, belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Yang jelas tahun baru 2015 ini kuawali dengan cara berbeda.. Dengan berdoa tepat di pergantian tahun bersama keluarga isteri. Saling mendoakan satu sama lain seraya bersyukur atas nikmat dan karunia plus cobaanNya di sepanjang 2014. Dan yang lebih mak jleb adalah saat didoakan oleh ibu mertua tersayang untuk keluarga kecilku. Aaaaah.. awal yang luar biasa.. Terima kasih Tuhan dan selamat datang 2015.. Hujan berkat untuk kita semua..
Sudah lama sekali ingin menulis coretan ini.. Namun sepertinya baru kali ini nemu momen yang pas.. maklum penulis eh pencoret kambuhan.. Kadang kambuh.. tapi sering banget nggak-nya. Kenapa sekarang? Ya karena akhir bulan.. tepat untuk memulai bulan baru. Yups.. penghujung November.. setelah diskusi serius dengan isteri mengenai ART yang masih minus di bulan ini hehehe..
Waras dan sinting adalah dua istilah yang kerap kudengar dan kucermati setiap sesi training yang dibawakan di pabrikku. Seorang trainer terbaik kami selalu mengungkapkan bahwa hanya ada dua jenis manusia di muka bumi yaitu yang SINTING dan WARAS.. Ups! Kirain wanita dan pria.. (meski ada yang di antaranya). Dan hebatnya lagi, beliau selalu bertanya.. “Anda SINTING atau WARAS?” Kadang keki juga ditanya seperti itu, coba deh kalau telinga Anda mendengarnya.. pasti akan teriak kenceng WARAAAAS bukan? Tunggu dulu soooob.. Coba telaah maksudnya di bawah ini..
Manusia SINTING adalah mereka yang menginginkan hasil berbeda dengan cara yang sama sedangkan mereka yang WARAS adalah melakukan hal yang berbeda dari sebelumnya untuk memperoleh hasil yang berbeda pula..
Nah.. hayoo.. MIKIR kan? (kayak Cak Lontong..). Hasil berbeda tentu bisa jadi yang lebih baik, lebih banyak, lebih bagus, dan lebih lainnya ATAU justru sebaliknya.. Meski tentu pengennya hasil berbeda yang dimaksud adalah yang memiliki nilai plus dari sebelumnya. Masak iya ada yang mau lebih bodoh, lebih ceroboh, lebih miskin?
Bagaimana dengan aku? Nah.. karena buruh pabrik, maka aku coba akan uraikan dalam lingkungan pabrik. Untuk rekan-rekan yang mau berefleksi maka silakan kondisinya diganti dengan lingkungan masing-masing.. di instansi pemerintah, di pasar, atau dimana saja.
Bagi buruh sepertiku, kadang yang terpikir di benak adalah bagaimana bekerja lebih baik, mendapatkan pendapatan lebih banyak, posisi lebih tinggi, dan karir yang lebih cemerlang. Ternyata selama ini aku masih SINTING pemirsa.. Sebab masih mengandalkan cara-cara yang sama untuk mendapatkan hasil produksi yang maksimal, komunikasi yang efektif, gaji yang lebih banyak, dan lain sejenisnya. Kerja ya masih masuk mepet jam masuk, jarang blusukan ke line, delegasi yang tidak jelas, kontrol yang kurang ketat, dan seterusnya.
Bagaimana untuk menjadi WARAS? Nah.. mulai Desember aku harus masuk kerja lebih awal, koordinasi dan komunikasi lebih tepat guna dan konsisten, memimpin dengan baik, delegasi yang cermat dan terarah, rajin blusukan dan jemput bola, serta tetap haus ilmu dan tidak puas diri. BERHASIL? Itu nanti.. yang penting lakukan dulu. Jika gaji tidak naik? Berarti harus cari pendapatan di luar pabrik semacam usaha sampingan asal jangan sampai KORUPSI. Apalagi di usiaku harus mulai melirik dunia wiraswasta karena bekerja terus di pabrik tetap bukan pilihan utama dan ada batasnya (baca : pensiun). Posisi tidak naik, karir tidak cemerlang? Woooh.. mungkin bukan di pabrik ini, jadi ya harus PINDAH KERJA apabila sudah diupayakan dengan usaha yang maksimal (dan jujur tentunya).
Itu yang akan saya lakukan untuk menjadi WARAS.. Tolong ingatkan kalau masih SINTING lagi. Bagaimana dengan Anda? Yang sudah WARAS jangan jadi SINTING setelah baca coretan ini ya..
WARAS : Tak ada alasan untuk kehilangan komunikasi karena baterai habis.. ojo cengeng..
Isteriku.. beberapa minggu yang lalu ada khotbah Romo di gereja yang membahas tentang isteri yang takut akan Allah. Dan tanpa melirikmu, aku tahu bahwa yang di sampingku adalah satu di antaranya. Engkau yang demikian berpasrah pada Allah.. tidak sepertiku yang kadang masih berkata “Tuhan kemana ya dek?” atau “Kenapa Allah berikan perkara ini, tidakkah dia mencintai kita Ma? Kurang apa kita kepada-Nya?”. Engkau begitu percaya bahwa Dia selalu ada di sekitar kita, hanya kadang kita yang tidak atau tidak mau menyadarinya. Di hari yang sama engkau buktikan hal itu dimana ketika menjelang komuni, runtuhlah pertahanan tubuhmu sehingga harus menghabiskan waktu lama di toilet dan tidak menerima tubuh Kristus. Saat aku hendak membawamu pulang atau ke dokter, engkau menolaknya dan memilih tetap di sekitar gereja hingga misa usai karena tidak mau meninggalkan-Nya.
Isteriku.. belahan jiwaku, terima kasih karena telah mendampingiku dalam keadaan apapun, bahkan sebelum janji suci kita terucap di altar suci. Masih ingat saat kita harus bermandi peluh, terkantuk-kantuk karena pulang larut malam, atau menikmati hujan bertiga dengan si Centil ketika harus kesana kemari mengurus pernikahan kita. Yang terakhir tentunya saat engkau menungguiku begadang sampai pagi karena bingung dalam menuangkan lagu ciptaan kita ke dalam notasi angka. Namun dari persiapan, hingga saat penjurian Lomba Cipta Lagu se-paroki Kristus Raja Serang, engkau selalu memberikan support dan kasih luar biasa meski sekuat tenaga kau tahan agar tidak mual muntah saat mendampingi. Dan hasilnya.. Puji Tuhan juara III dari 8 peserta yang karya-karyanya hebat luar biasa. Terima kasih Ma..
Isteriku.. pilihan terakhirku.. yang terhebat tentu saat periksa ke dokter Linda dan kita melihat titipan Allah itu bergerak lincah dalam usianya yang baru 2,5 bulan di kandunganmu. Luar biasa.. dan begitu melimpah kasihNya yang diberikan kepada kita. Semoga kita bisa merawatnya dengan baik hingga nanti dia lahir ke dunia melengkapi keluarga kita. Dan meskipun banyak kekuranganku dalam mendampingi kehamilanmu, engkau tak pernah mengeluh dan hanya tersenyum jika kata maaf terucap dari bibirku. Engkau luar biasa..
Namun isteriku.. tak ada gading yang tak retak.. Mas dulu memimpikan punya isteri kayak Agnes Monica.. tapi dapetnya? Wak waooow.. meskipun engkau juga pengen punya suami yang lelaki sejati. Faktanya? Seringkali suamimu jadi feminin ciiiiiiint… Yuk yak yuuuk. Ah, tetapi saat ini hanya engkau yang tercantik di hati (sambil pegang hidung takut memanjang). Luv yu pul daaaah..
Yang lain? Engkau juga memiliki kelemahan layaknya manusia lainnya. Mas rindu dengan masakanmu.. dengan kelincahanmu dalam mengurus si FRE.. Rinna.. dan Poly.. Kadang habis pikir jika sudah melihatmu tergolek lemas di kamar tidur. Bahkan merasa tak berarti karena biasanya Papa paling pandai saat menasehati orang lain dalam mendampingi kehamilan isterinya. Eh, ternyata susah juga saat harus melakoninya. Yang jelas lekas pulih dari mual muntahmu sayang, karena engkau semakin kurus.. dompet kita juga makin kurus hehehe. Satu lagi.. luruhlah sifat burukmu yang menyenangi es.. hemh, batukmu semakin menjadi karenanya. Kalau bisa menjauhi es, mas ganti hape bututmu dengan yang baru deh.. (kalau ada rejeki tentunya). Dan kebiasaan buruk untuk lupa minum obat (pura pura lupa tepatnya) karena pada dasarnya engkau tidak menyukai obat.
Ya Tuhan… banyak sekali sarang laba-laba di blog sederhanaku ini. Tak terasa sudah beberapa bulan tak kugoreskan coretan usilku. Sejenak tersenyum dan hanya deretan gambar di bawah ini yang mampu menjelaskannya.. Ya.. karena sebentar lagi mau menikah sehingga semua waktu dan pikiran tersita.. meski tak semudah yang dibayangkan dan tak selancar yang direncanakan utamanya masalah biaya yang masih sedut senut membayangi.. Namun Tuhan pasti buka jalan.. siapa tahu ada dermawan yang mau mengulurkan tangan..
Ya, menemukan Bintang dalam kehidupan kelamku seolah mengingatkanku akan Dia yang menganugerahi setiap hembusan nafas untukku sampai detik ini. Seorang wanita yang dengan kepasrahan luar biasa kepada Kristus dalam setiap detik hidupnya. Banyak kurangnya? Pasti.. karena kesempurnaan hanya milik-Nya. Tetapi menghadirkan sesuatu yang berbeda dari kisah cintaku sebelumnya.. itulah nilai plusnya. Membuatku kembali menggereja dan belajar kembali melayani dalam keterbatasan waktuku.
Menikah.. seperti coretanku yang ini.. memang menjadi misteri Ilahi yang sungguh luar biasa. Semoga satu tambah satu tetap satu.. menekan setiap ego pribadi demi keutuhan dua pribadi.. Menggabungkan dua keluarga secara utuh dengan semua kelebihan dan kekurangan.. Ya, 9 Agustus 2014 semoga Tuhan menyertai.. Karena saya telah memilih untuk menikah dengan satu Bintang.. Amin..
Pagi ini bangun lebih pagi meski kalender berwarna merah. Ya, hari ini rencananya akan kerja bakti di gereja jelang perayaan paskah bersama umat lainnya. Ya.. semenjak resmi menggawangi PPKC (Paguyuban Pekerja Katolik Cikande) bersama beberapa pekerja lainnya, aku juga mencoba hidup menggereja dan tidak hanya melulu mencari nafkah saja. Beragam kesibukan baru terkait pelayanan dan liturgi menghiasi jam demi jam hidupku selepas jam kerja pabrik. Mulai dari latihan koor, doa rutin, pertemuan APP, tugas parkir gereja, dan yang lainnya.. termasuk kerja bakti pagi ini.
Lantas apa istimewanya? Tokh umat lainnya juga mempunyai kesibukan yang sama, lebih padat dan dahsyat malahan..
Jemariku tak henti memutar satu lagu lawas milik NAFF di gadget yang malam ini sempat terlempar menghantam lantai keramik FRE..
Seluruh hati tlah kudatangi.. Hanya hatimu yang kupilih..Seluruh cinta tlah kuselami.. Hanya cintamu yang kucari.. Jangan letih mencintaiku.. Janganlah terhenti.. Jangan lelah menyayangiku.. Hingga bumi tak bermentari..
Entah kenapa lagu ini begitu mendalam kurasa.. meski kutahu aku harus berbagi dengan satu sahabat yang juga pernah menggilai lagu ini untuk wanita pujaannya. Hanya aku sedikit menang karena berhasil menyanyikan lagu ini tepat di muka wanitaku.. Ya, kadang saat menemukan cinta.. kita seolah terbawa kepada situasi yang mendayu..
Bahkan kuputar sejenak lagu yang kucipta untuk tambatan hati kesekianku… yang kuharap ini adalah sosok terakhir di relung jiwa..
Ku menemukanmu.. di lembar terakhir hidupku.. Ku mencintaimu. Saat senja hendak pulang meradu..
Genggaman tanganmu.. Menyatu dalam jemariku.. Bawalah hatiku.. terbang jemput impianku..
Bersatu denganmu.. merangkai asa kita berdua.. mengucap janji suci.. di altar berhias kasih..
Ini kisahku.. sungguh kisahku. Katakanlah itu masih kualami hingga detik terakhir coretan ini kubuat. Yah.. aku tengah larut dalam emosiku dengan sebuah gong.. Betul.....