Ini kisahku.. sungguh kisahku. Katakanlah itu masih kualami hingga detik terakhir coretan ini kubuat. Yah.. aku tengah larut dalam emosiku dengan sebuah gong.. Betul.. gong sejenis tetabuhan dari yang berbunyi menggema merdu kala dipukul lembut. Seolah insan berbisik lirih atau menggertak kencang tergantung kuat lemahnya pukulanku. Bentuknya indah, ada ukiran Jawa di sekujur tubuhnya dan dihiasi manik mutiara sehingga berkilau di gelap malam sekalipun..
Namun itu tetaplah sebuah gong, yang tetap diam jika tidak kutabuh. Hanya sebuh gong.. yang betah mendiamkan dan hanya memandangi gerak-gerikku.. dari dekat maupun kejauhan. Aku tahu pasti bahwa dia mengetahui bahwa aku mengagumi dan menyayanginya.. Tapi dia tetaplah gong sahabat.. yang tetap membisu walau aku panik merindunya.. aku kangen akan sapaannya.. aku ingin mendengarkan suara merdunya.. Dia hanyalah gong.. yang harus kutabuh dengan lara hatiku..
Sahabat.. ada yang bisa berikan kisah padaku tentang gong yang berbunyi sendiri tanpa satu cerita mistis di dalamnya. Bukan gong ajaib ataupun gong sakti yang tiba-tiba bergoyang dan menggema perlahan hingga membuat bulu kuduk merinding. Ayolaah.. gong biasa saja, baik dalam kumpulan gamelan lain maupun tunggal terpisah dari kawanan.. Aaah.. rasanya tidak ada…
Sahabat.. aku dan gong itu…sungguh memilukan tapi tetap saja membuatku ingin… Dan gong itu adalah sesosok wanita cantik yang belakangan menghiasi benak dan malam-malamku.. Anjriiiiit….


lama gak baca tulisan mu kak,, btw gong di sebelah rumahku bunyi sendii tuuhh…. #kabur ah…..
datengin aja.. minta nomor togel… hehehe, jodoh juga sekalian…