Home Blog

2025 : TAHUN PEMULIHAN

0

Tahun 2024 yang berat akhirnya terlewati juga seiring datangnya tahun 2025. Tapi sayangnya masih banyak masalah tahun kemarin yang entah kenapa masih ngikut aja di tahun yang berganti. Baik itu yang belum selesai atau yang karena sedang diuji maka datangnya belakangan di bulan-bulan yang berakhiran “BER”. Mau tidak mau tetap membuat lutut gemeter, mata siwer, pikiran munyer, dan er er lainnya. Maksud hati sudahlah selesai bang.. kan udah beda kalendernya. Tapi itulah seninya menjadi manusia, bahwa kalau tidak ada masalah berarti kontrak kita sudah habis di dunia. Bahkan kadang udah bendera kuning aja masih meninggalkan masalah loh gaes.. hehehe..


Seiring datangnya tahun yang baru, blog sepi ini pun harus bertahan untuk setia menetapkan resolusi pribadi. Kalau tidak, takutnya tidak ada bacaan di tahun ini hehehe. Sebab blog ini bisa diakses saat awal tahun atau saat empunya berulang tahun.


Melihat kegagalan resolusi dua tahun terakhir : (2024) Positive Just Do It dan (2023) Champions maka sepertinya tahun 2025 tidak perlu resolusi yang muluk-muluk. Tahun ini adalah TAHUN PEMULIHAN, dari keuangan yang remuk, kesehatan yang memburuk, target kerja yang ambruk, atau dinamika keluarga yang terpuruk. Harapannya tentu saja semuanya berubah ke arah yang lebih baik dan bisa menyebarkan kebaikan di tengah keterbatasan juga tetap waras walau akan sering disergap cemas serta harus berfikir keras. Seperti biasa selalu ada kepanjangan dari resolusi yang dibuat ya pembaca yang budiman.. 

PE : Periksa lagi apa saja kegagalan dan penyebabnya di tahun yang lalu
Siapa tahu ternyata penyebabnya masih akan ditemui lagi kali ini, bisa gagal maning gagal maning son. Lebih baik hindari atau sebisa mungkin dieliminasi semisal pola istirahat dan olahraga yang kurang, menu makan tidak sehat, hidup boros karena gengsi, menunda-nunda pekerjaan, atau cuek dengan keluarga. Yuk dirubah menjadi lebih baik gaes, bisa googling kok cara-caranya.

MU : Mulai dari awal tahun untuk menetapkan target, rencana pencapaian, dan evaluasinya
Ini sih mutlak ya, jangan sampai kayak saya yang tiba-tiba merasa udah Desember tapi belum ngapa-ngapain. TELAT! Sebab semua target harus ditetapkan agar rencana pun bisa disusun dengan baik guna pencapaiannya. Setelah dilaksanakan? Ya di evaluasi kekurangannya. Please, jangan lakukan tahap ini di Februari atau bulan-bulan sesudahnya.

LI : Lihat semua peluang untuk perbaikan dan peningkatan
Kadang kita berpikir pengen lebih tapi usaha sama atau tidak mau mencoba keluar dari zona nyaman tapi tiba-tiba teriak “woii siapa yang ambil kesempatanku!!”. Saat ini semua dituntut untuk lebih inisiatif, kompetitif, dan berani spekulatif. Kalah sama yang muda-muda nanti loh..


HAN : Hanya percaya dan bersandar kepada-Nya
Ini sih mutlak meski mudah nulisnya tapi aku juga berat jalaninnya. Seringnya protes! Sampai maksa teman ngeliatin khodam, padahal khodam kita ya iman kita kepada-Nya. Seringnya ngeluh bahkan doanya ngancam! Padahal kita itu ciptaan-Nya, kok malah mengintimidasi Tuhan. Pendek kata harus mau intropeksi dan lebih dekat pada-Nya, meski jangan mau kalau buru-buru dipanggil ya.. DOSAMU masih buanyaaak! Atau jangan juga tiba-tiba malah PENGEN PULANG ATAS KEMAUAN SENDIRI, belum waktunya juga gaess..


Selamat Tahun Baru 2025, semoga semua akan dipulihkan oleh-Nya. Aamiin

Ku Buat Si Merah Centil Menangis

0

Lama banget gak cerita si Merah Centil (MC) kayaknya. Yaps.. motor kesayangan yang kumiliki hampir 13 tahun yang lalu. Dijual sayang, dibuang apalagi.. banyak cerita manisku dengannya yang bisa dicari di blog usang ini. Meski sekarang sudah diakuisisi nyonya rumah secara otomatis, namun cintaku padanya tetaplah ada. Buktinya.. hari ini dompetku dibuat kosong olehnya. Nyalon bos.. nyalon.. katanya. Asal jangan nyalon presiden ya Til.. karena capres gak boleh MATRE!

Yaps.. si MC pagi ini seolah melirikku nakal. “Bos.. lama gak naikin akyu nih, healing ke bengkel-bengkel yuks, liat nih aku dah dekil and dekumel mbanget”. Karena gak ada acara termasuk ketinggalan kampanye akbar kemaren, akupun mengedipkan mata tanda setuju. “Tapi sama bu Bos ya.. kan sehari2 akika sama diaaa”. “Iya..”, jawabku sambil mengambil kunci si MC. Akhirnya nyonya rumah ikut healing meninggalkan duo krucil di rumah.

RESOLUSI 2024 – POSITIVE JUST DO IT

0

Hai.. blog usangku, maaf ya baru nulis lagi setelah sekian lama berlalu. Seperti biasa, tahun baru minimal aku tulis mau ngapain di tahun yang baru, tahun 2024. Tahun lalu adalah tahun yang berat karena ibarat roller coaster. Ada senang tiba-tiba disergap sedih atau tetiba kehilangan kemudian selanjutnya ada pertemuan. Dua kutub yang bertolak belakang selalu hadir dalam hidupku. Tapi untuk apa tetap di masa itu, ada tahun baru yang harus kuhadapi dengan sikap POSITIVE dan JUST DO IT

P : PERFORMANCE
Banyak pekerjaan tertunda, keinginan tak tercapai, karena performaku menurun. Banyak ketakutan akan kegagalan atau kekhawatiran akan muncul masalah baru. Padahal tinggal JUST DO IT dan semuanya akan teratasi satu persatu.

O : OBESITY
Badanku mengembang sepanjang tahun kemarin sehingga gerak mulai terbatas. Aturan diet dan aturan olahraga sebenarnya sudah kutahu. Namun kemalasan dan keraguan muncul selalu sehingga tidak terlaksana. Padahal tinggal JUST DO IT pelan-pelan dan rutin serta tidak mengharap hasil instan tokh itu baik untuk kesehatan.

S : SET GOALS
Tahun lalu nyaris semuanya mengalir begitu saja. Terlalu banyak masalah membuat aku lupa akan target target yang kucapai. Akibatnya seolah semuanya melambat atau berantakan sehingga tidak sesuai komitmen awal tahun 2023. Padahal tinggal JUST DO IT , buat target demi target sebagai acuan langkah demi langkahku.

I : INITIATIVE
Ketika melihat ke belakang, ternyata aku banyak menunggu. Mulai dari menunggu intruksi dan celakanya kadang sampai menunggu masalah muncul. Padahal tinggal JUST DO IT dan semua masalah bisa terurai satu persatu, apalagi jika dikerjakan dalam team, baik di keluarga, pekerjaan, atau komunitas lainnya.

T : TIME SCHEDULE
Nah ini salah satu masalah yang harus kuatasi tahun ini karena seringnya tidak ada tenggat waktu yang kutetapkan. Padahal tinggal JUST DO IT dan kita bisa mengevaluasi setiap tahapan yang aku lakukan. Sebab di tahun ini pasti tantangannya makin berat di berbagai aspek hidupku.

I : INNOVATION
Melihat setahun ke belakang, rasanya aku menjadi seseorang yang gampang menyerah atau tunduk pada kenyataan. Merasa semuanya tidak bisa diubah dan diperbaiki. Padahal tinggal JUST DO IT sebab setiap tahun tidak bisa dengan cara yang sama untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Perlu inovasi dari berbagai hal yang sudah usang atau ketinggalan jaman.

V : VACATION
Bah! Benar juga, tahun lalu kayaknya kurang piknik deh. Piknik alias liburan tidak melulu memang jalan-jalan, tapi bisa hal-hal kecil untuk relaks dari rutinitas. Seringkali faktor biaya jadi pertimbanganku karena mikirnya terus ke tempar-tempat wisata. Padahal tinggal JUST DO IT mulai dari kunjungan ke keluarga atau teman untuk berbagi cerita atau pinjam seratus biar silaturahmi tidak putus.

E : EMPATHY
Sebenarnya aku sudah melakukan tapi ternyata masih “merasa pintar” belum “pintar merasa”. Ragu sering mendekapku karena takut akan dimanfaatkan oleh orang lain. Padahal tinggal JUST DO IT sebab berempati akan mengasah kemampuan kita dalam bersikap dari sudut orang lain. Jika diasah terus menerus akan menjadi hal baik dan tentunya ada nilai plusnya yang tidak terukur dengan materi.

Nah.. dari hal yang banyak di atas, sebenarnya cukup simpel untuk resolusi tahun 2024 ini ya itu JUST DO IT dan nantinya hasil POSITIVE akan menyertai. Secara sederhana menjadi lebih berarti dan berguna bagi diri pribadi, keluarga, dan orang-orang di sekitarku. Semoga tahun ini semua dilancarkan dan penuh berkatNya. Lha kalau tidak? Tetap mengimaninya dan tak lelah berdoa serta berusaha.  SELAMAT TAHUN BARU 2024 gaess..

Kirain Team Baim Wong

0

Beberapa minggu yang lalu saat melipir ke Rest Area KM 68, dari Tangerang menuju Serang, ada satu peristiwa yang meninggalkan tanda tanya di benakku. Waktu itu hujan rintik-rintik.. kita berteduh.. eh malah nyanyi hahaha.. aku baru selesai ambil uang di ATM dan saat akan masuk mobil dikejutkan dengan pemuda yang muncul di sampingku. Wah.. ada kang parkir rupanya. Ternyata bukan pembaca.. si pemuda itu menawarkan sebungkus plastik yang katanya baju anak-anak. Dia menawarkan untuk diganti dengan uang secukupnya karena mau pulang ke Tangerang. Karena takut ribet kalau isinya macem-macem, kuberi saja uang sekedarnya untuk naek bis tanpa mengambil bungkusan itu. Setelah mengucapkan beberapa kali terima kasih, pemuda itu ngeloyor pergi..

Di perjalanan yang tinggal sepelemparan batu (batunya Thanos) menuju rumah, benakku mulai berpikir dan bertanya kukukukuiu… Jangan-jangan itu narkoba? Atau jangan-jangan beneran butuh uang meski harusnya kalau ke Tangerang ya di rest area seberangnya? Atau jangan-jangan team Baim Wong? Hemh bakalan dikejar kah dan dikasih uang? Tapi karena kalau di youtube itu syaratnya harus diterima bungkusannya dan tidak ada mobil membuntutiku, maka berarti bukan team papanya Kiano nich hehehe..

Tapi akhirnya pertanyaanku tadi terjawab! Setelah kemarin saat berhenti di rest area yang sama, aku melihat sosok pemuda dengan perawakan yang sama waktu itu membawa bungkusan dan menghampiri beberapa pengemudi yang hendak masuk mobil untuk meninggalkan rest area. Oalaaah.. ini ternyata NGEMIS GAYA BARU!! Modusnya “menyergap” mereka yang mau beranjak pergi karena pasti sedikit waktu dan buru-buru sehingga muncul iba dari bualannya. Saatnya balas dendaaaam!!

Aku perhatikan sekeliling, gak ada team Baim Wong. Amaaaan..  Aku lihatin pemuda tersebut lalu saat dia melihatku, kulambaikan tangan agar dia mendekat. Tapi dia hanya melihatku sejenak.. lantas menjauh pergi. Paling pikirnya.. ah ini mah si gendud waktu itu kayaknya, daripada diminta balik uangnya, cari aman aja aaah..

Gara Gara Harimau dan Kancil

0

Suatu malam, ketika si kecil Alexa belum tidur saat saya pulang kerja, saya kemudian bergegas mandi agar dapat menemaninya sebelum tidur. Teringat postingan di IG ayang beib tentang 7 hal yang bisa dilakukan orang tua agar berkesan untuk anaknya, salah satunya adalah membacakan cerita sebelum anaknya tidur, sayapun ingin mempraktekkannya. Siapa tahu manjur dan si kecil bisa terkesan dengan papanya, soalnya kakaknya udah molor duluan. Dan.. perjuangan dimulai..

Waktu itu saya menceritakan tentang Harimau dan Kancil yang merupakan karangan saya sendiri. Sang Harimau dalam cerita saya gambarkan sebagai sosok yang sombong dan menantang si Kancil untuk adu lari sampai adu panjat pohon kelapa. Namun karena kepongahannya maka sang Harimau terjatuh saat pohon kelapa yang dipanjat ternyata banyak semut dan ularnya. Sambil mengusap-usap punggung si kecil, saya masukkan pesan moral bahwa jadi anak tidak boleh sombong, tidak marah-marah, tidak mudah ngambek, tidak cengeng, dan hal-hal yang notabene sebagian adalah kebiasaan si kecil Alexa akhir-akhir ini. Apa yang terjadi pembaca??

2023 – CHAMPIONS!!

0

Seperti biasa awal tahun waktunya coret-coret untuk isi blog kumuh ini. Meski hingar bingar Argentina sang juara piala dunia tahun 2022 ternoda karena Messi pakai jubah saat angkat piala, juga si Salt Bae yang maen nyelonong ke rombongan team Tango, dan sederet serba-serbi lainnya, bukan jadi alasan judul coretan ini. Kenapa? Karena itu resolusi saya untuk tahun nan baru. Sebenarnya mulai miris bikin resolusi, karena nyaris gak dikawal dan cuma syarat utama blog ini terisi hahaha. Pernah getir tersenyum saat ada seseorang yang menyatakan berhasil mencontek resolusi 2022 saya untuk kehidupannya.. Alamaaaak!

Tapi life must go on.. saya tetap akan menetapkan resolusi 2023 dengan satu kata CHAMPIONS! Seperti biasa ini terdiri dari beberapa rangkaian kata yang bisa sedikit diurai dari penjelasan di bawah ini. Check ya gaess..

C-REATIVE
Rasanya tahun 2022 kemaren saya masih jadi orang yang SINTING! Pengen sesuatu yang besar tapi masih gitu-gitu aja yang saya kerjakan. Pengen kaya tapi gak ada passive atau side income. Pengen karir lancar tapi ya gak banyak inovasi dalam kerjaan, jadi ya jalan di tempat dan malah kedodoran. Alhasil tahun ini harus kreatif lah, bisa jualan ini dan itu, ngemsi acara di banyak tempat, bikin terobosan dalam kerjaan, hingga.. bisa saja terjun ke dunia politik. Why Not?

H-YGIENE
Meski barusan diumumkan pak Jokowi tentang pencabutan status PPKM, tapi menjadikan pola hidup higienis rasanya OK juga, apalagi bahwa semakin kesini, ragam penyakit semakin kesana. Di dalam kerjaan yang bergerak di industri makanan, resolusi ini juga merupakan standar juga tantangan dengan aturan yang semakin ketat tentunya.

A-DAPTIVE
Menjadi tua di tengah perkembangan jaman tentu menuntut otak saya yang diselimuti batok kepala yang menua, kulit kepala mengeriput, dan rambut beruban ini untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Harus mau terus belajar! Alias Life Long Learner seperti semboyan gelar apoteker yang saya sandang. Ya meskipun lihat buku sudah semakin mengantuk sekarang, sepertinya bisa dicoba lewat vlog2 yang tidak membosankan. Intinya.. sinau teruuuss

M-ANAGEMENT
Sebenarnya ini lebih ke arah Time Management yang harus lebih prima. Apalagi semakin menua, tak sat set sat set lagi sekarang. Pernah cuma bikin presentasi 5 lembar saja sampai semalam suntuk loh.. padahal dulu bikin presentasi 15 halaman saja bisa sambil ditungguin bos yang menghabiskan buah apel saat makan siangnya. Pastinya harus sering-sering praktekkan teori Jendela Johari dalam setiap aspek, ya dalam keluarga, sosial, atau pekerjaan.

P-USH TO THE LIMIT
Melihat dua kata sebelumnya tentang menua, seolah mengkerdilkan potensi kita sebagai umat yang dilimpahi kurniaNya. Hanya menyerah karena usia? Hehehe.. rasanya tetap harus bergerak berusaha sampai batas yang bahkan kita tetapkan terlalu “B” aja. Ingat cerita bahwa ikan salmon lebih banyak yang hidup ketika tiba ke pembeli saat diberi anak hiu di dalam kotaknya. Jadikan setiap masalah jadi GOOD PROBLEM agar pikiran kita selalu fokus untuk menyelesaikannya.

I-NTEGRITY
Jika awalnya terlalu berat memaknai integritas sebagai konsistensi seseorang agar apa yang di pikiran, di hati, di ucapan, dan dalam tindakannya adalah hal yang sama, akhirnya ada juga yang lebih sederhana. Menurut salah satu senior yang trainer, integritas diwujudkan dengan dua hal sederhana : memikirkan, mengatakan, melakukan, apa yang berhak serta kepada yang berhak. Itu saja dulu, agar jika konsisten maka secara utuh integritas akan melekat dalam diri kita.

O-N TRACK
Ini adalah kesalahan saya di 2022 dimana tidak pegang resolusi dengan kuat sehingga ya nggak sadar sudah keluar jalur terlalu jauh. Dan memang.. tidak pernah berusaha kembali ke jalurnya. Sekali lagi menjadi SINTING karena berharap semua akan baik-baik saja tanpa ada usaha yang lebih. Aaah.. manusia.. manusia..

N-O COMPLAINT
Keluhan ini bukan hanya dari customer produk yang dibuat oleh tempat kerja saya. Tapi juga dari keluarga dimana kebutuhan rumah tangga semakin naik seiring anak-anak juga mulai sekolah. Eh.. ada lagi dari beberapa komunitas yang mulai kehilangan partisipasi saya dengan aneka alasan. Intinya adalah menjadi lebih berguna bagi sekitar..

S adalah pamungkas dari semuanya yaitu SUCCESS. Jika dilakukan saya sekali, maka hanya juara alias champion saja. Akan tetapi jika dilakukan berulang kali.. pastinya akan lebih sering jadi pemenang dan akan indah jika bersama yang lainnya. Siapa? Ya keluarga, ya teman kerja, dan komunitas.

Selesai juga coretan ini, meski sempat mau berhenti, tapi malu dengan resolusi PUSH TO THE LIMIT. Selamat Tahun Baru 2023 ya gaess..

Jika Aku Mati

2

Nulis lagi di tahun ini.. Waktu menunjukkan jam 07.28 pagi di tanggal 28 Mei 2022 ini saat mulai kuketikkan satu pikiran di benak yang tiba-tiba muncul ketika membuka pintu rumah dengan iringan harmoni nada rintik hujan yang menyapa sejak malam tadi. Sebenarnya pengen nulisnya tanggal 21 Mei kemarin saat usia berganti, agar sahih blog ini sebagai blog ulang tahunku sendiri hahaha.. Tiap tahun isinya cuma ultahku sendiri. Wis males nulis.. narsis pula, itulah aku sodaraa.

Tapi memang kali ini pun juga diawali seputar ultah kemarin yang menjadikan setahun lagi aku berkepala empat. Ya.. sekarang aku menginjak angka 39 alias telu songo (bahasa jawa) alias disingkat LUNGO alias PERGI. Awalnya saat acara kecil diwarnai prank atasanku, kusinggung terkait LUNGO ini sebagai tanda bahwa aku harus meninggalkan sifat-sifat buruk yang akan menghalangi perkembangan pribadiku. LUNGO atau pergi dari hal-hal negatif yang masih sering dilakukan baik dalam kerjaan maupun dalam keluarga. Apik kan? Apik laaaah..

Hanya saja pagi ini tiba-tiba terbersit ide nulis dengan judul yang bagi sebagian orang tabu untuk dikatakan bahkan dipikirkan. Apalagi kalau ketemu para orang tua, wis pasti dinasihati entek-entekan (baca : pol polan). Sst.. ini juga kutulis tanpa sharing dengan isteri yang sudah bangun dan direpotin dengan rengekan si kecil yang ikut bangun dan minta ini itu buat sarapan. Juga nanti ku upload tanpa persetujuannya, maaf ya Beib.. Karena kurasa penting kok berfikir jika suatu kapan kita meninggal. Lha apa udah dapat gambaran? Belum lah.. ini lebih ke arah pikiran meronta yang kutarikan dengan jemari. Ora mikir? Ya nanti coba deh sahabat nilai saja dari pilihan kalimat-kalimat berikutnya..

Seperti biasa layaknya ajaran Ibuku di dapur bahwa bawang merah harus lima karena Pancasila, kali ini pun ada lima hal yang sekelebat di benakku saat aku mati..

Pertama, masih ninggalin hutang buat si bebeb mulai dari cicilan rumah, koperasi pabrik, dan lain-lainnya. Meski isteriku tangguh, tapi tentu akan kewalahan jika sampai kejadian. Haiyah.. baru poin satu kok mataku udah berair. Lanjut gak ya? Lanjut lah.. penting ini. Poin satu intinya aku ninggalin keluarga kecil ini dan keluarga besar. Wis ngono wae dengan aneka ceritanya yang gak usah tak tulis di sini. Kata bapakku ora apik nguwak wadi.. alias membuka aib.

Kedua, selain keluarga.. ada banyak yang akan kutinggalkan mulai dari teman hingga pekerjaan. Tapi kalau baca-baca beberapa artikel, hanya hitungan waktu kita akan tergantikan. Yang tidak tergantikan ya di poin pertama tadi, kecuali kalau isteri nikah lagi hehehe. Nah yang gak puas kalau mati sekarang itu, rasanya masih belum bagus-bagus amat di pertemanan dan pekerjaan. Ya.. meski tidak bisa dibilang jelek tapi beberapa hari ini ngerasa kebanting sama Andrew Kalaweit saja yang demikian total dengan pilihan hidup dan masa depannya.

Ketiga, banyak impian yang belum kulakukan. Mimpi untuk punya klub olahraga eh itu ketinggian.. Mimpi buat jalan-jalan ke Jogja, Pontianak, Belitung, dan Eropa berempat. Halah ketinggian lagi.. Ke Bogor atau Dufan deh, belum pernah kok. Karena kami ini keluarga kruntel.. alias di rumah saja saat weekend karena liburku ya cuma hari Minggu. Pas agak panjang liburnya, pas nggak punya cuan.. jadi ya cuma idupin AC di kamar dan berempat kelonan. Oh ya.. impian lagi adalah bisa kasih bantuan ke semuanya tanpa penuh penolakan (iki level Doni Salmanan sebenarnya).

Keempat, masuk surga atau neraka? Wah jelas pilihan kedua lah.. Sampai titik ini aku masih merasa kotor dan belum berarti apa-apa, serta berlumur dosa. Denger lagu yang syairnya dimulai dari “Akan datang hari.. mulut dikunci.. “ sudah merinding jika panca indraku ditanya malaikat nanti. Atau syair lagu yang kusenangi “Hidup ini sudah jadi berkat”, kalau kupikir berkat apa? Orang-orang di sekelilingku pun tahu, bagaimana aku memperlakukan mereka, lewat celaanku, marah-marahku, yang pagi ini baru kusadar aku sudah jahat banget. Maafkan ya gaess.. Tapi yo susah memang mengubahnya, semoga pagi ini bisa mulai kucoba.. Tapi janji ya, jangan nanya apa aku lagi sakit, lagi marah, lagi bete, karena akan menjadi tidak seperti biasanya.. demi kebaikan kita bersama

Kelima atau terakhir, gak sempat untuk kembali di pelaminan saat anak-anakku mantu. Seru juga tentunya menikmati perkembangan mereka beranjak dewasa, pacaran, tunangan, dan menikah eh lupa kerja dulu ya. Aku sempat berfikir seperti apa nanti sikapku pas mereka ngenalin temen dekatnya, mau sok sangar atau friendly tak ajak ngekek-ngekek? Nangis nggak ya aku nanti pas sungkeman saat pemberkatan perkawinan? Atau.. mau milih pakai adat apa nanti anakku nikah. Hahaha.. jika umur panjang, dan blog ini tetap lestari, lucu juga kayaknya melihat kembali pemikiran ini.

Sahabat.. receh kan apa yang kupikirkan. Intinya adalah siap gak siap.. ya harus siap jika “dipanggil pulang”. Meski tentu eman atau kalau bisa akan nawar, tapi tak ada yang mampu hentikan kehendakNya. Siapapun juga.. karna hanya Dia yang punya list daftar kontrak kita di dunia fana. Karena si kecil dan kakaknya sudah mulai merapat dan kakaknya mulai mengeja ketikan ini, mending kusudahi saja. Pesen kecil buat sahabat semua.. mari persiapkan diri dari sekarang, jangan ikut slogan lama muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga.. Lha kapan berdoa dan nebus dosa?

Selamat hari Sabtu dan selonjoran..

Selamat Ulang Tahun Indonesia

0

Sudah dua jam berlalu dari pukul 00.00 WIB area Serang, saat kugoreskan coretan ini untuk menghiasi hari jadi negeri ini. Ya, memang baru beberapa jam lagi resminya, setelah naskah proklamasi dibacakan 76 tahun yang lalu disambut pekik MERDEKA yang sambung menyambung. Menjadi tanda bahwa Indonesia telah merdeka dari segala bentuk penjajahan dan lahir baru menjadi negara yang berdaulat adil dan makmur.

Kini, apakah memang sudah seperti itu? Ah.. tapi aku dengan kedangkalan pikirku, tentu bukan kapasitasku membahasnya. Aku akan coba membahasnya dengan hal receh yang sepenjangkauan otakku saja. Mau tahu?

Tambah Usia di tengah Corona

0

Hahaha.. maafkan jika gak penting ya, blog ini isinya cuma tahun baru dan ulang tahun saya. Ternyata butuh energi untuk menulis karena biasanya patah di tengah-tengah, terengah-engah. Ya susah eh ya sudah kali ini seiring bertambah usia di musim Corona dan bulan puasa rasanya ada hal yang menguntungkan karena tidak merogoh kocek untuk traktiran. Meski malah lebih dalam lagi karena renovasi rumah kecil-kecilan (baca : merapikan). Tapi untuk yang usianya 37 (TIGA TUJUH) mari salaman, tapi maaf saya akan coba dengan ngawur menguraikan.

TI : Hati Hati

Tentu bukan usia yang muda lagi, bergerak ekstrim sedikit sudah keseleo, perut menggelambir dan sesak kalau pakai sepatu bertali. Saatnya harus berhati-hati dalam segala hal agar tidak kepeleset atau tergelincir ke jurang kenikmatan eh kesalahan. Dalam kerjaan, keluarga, lingkungan tempat tinggal, lebih mawas diri juga dalam menggunakan media sosial.

GA : Keluarga

Kalau yang ini wajib hukumnya untuk lebih memperhatikan keluarga. Terutama keluarga kecil saya yang saat ini praktis hanya hari Minggu bisa bersama. Lainnya? Kerja.

TU : Tuhan

Lebih tepatnya karena menua harus mulai menata pribadi lebih matang dan mendekatkan diri pada Tuhan. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, bagaimana kita harus menyadari bahwa ini kuasaNya dan kita sebagai umatNya bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan di sekitar kita.

JU : Jujur

Bukan jujur kacang hijau ya.. tetapi jujur dalam setiap detik kita terutama untuk menuju tujuan dan goal yang ditetapkan. Di jaman seperti ini suka tidak suka, langsung tidak langsung, ada kompetisi di sekitar kita. Kadang melihat yang lebih muda berprestasi, saya menjadi lebih termotivasi untuk juga berinovasi meski tetap efisiensi. Bukan gengsi.. tapi lebih terinspirasi untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan berdamai dan mengakui segala kelemahan dan kekurangan kita sehingga tidak menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan hidup.

H : Harapan

Ini ada hubungannya dengan jujur, dimana tentunya ada harapan kita untuk mencapai tatanan hidup yang lebih baik. Tidak munafik bahwa sebagai manusia biasa saya juga ingin meningkatkan tingkat kehidupan. Memiliki harapan akan meningkatkan motivasi kita dalam menjalani hidup.

Jadi, apa target di usia tiga tujuh? Tentu saja berusaha untuk membawa keluarga hidup berkecukupan, meski tetap hati hati dengan menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi, jujur dalam segala tindakan dan lebih dekat lagi dengan Tuhan. Selamat pagi..

 

 

Refleksi 2019 Resolusi 2020

0

Jumpa lagi di blog usang ini.. yang hanya berisi waktu ulang tahun saya dan pergantian tahun hehehe. Meski memang jika membaca catatan tahun kemarin, banyak juga melesetnya euy. Ya, kali ini saya beranikan diri untuk coretkan lagi di awal tahun 2020 ini, sebuah refleksi tahun lalu dan resolusi tahun baru bagi saya pribadi. Mungkin kalau tidak berminat silakan berhenti membaca sampai di akhir paragraf ini.

MUST READ

Semangat Pagi!! Tak Peduli Kapanpun Itu..

0
Semangat Pagi!! Yah.. dua kata yang membahana sewaktu salah satu dosenku yang mengajar Farmasi Perapotekan dulu memasuki ruangan kuliah. Beliau yang juga praktisi di...

Akoe dan si Telor Ceplok..