Tahun 2017 sudah terlewat.. dan baru nyadar bahwa blog ini paling aktifnya kalau pergantian tahun atau si empunya berulang tahun. Hidup segan mati tak mau hahhaa.. Tapi sudahlah tak mengapa karena menulis itu berteriak tanpa gaduh dan mengeluh tanpa suara uuhhh.. Yang penting sekedar membersihkan sarang laba-laba agar gak kena temuan major kalau audit..

Ada apa ya? Sepanjang tahun kemarin.. seteguk bir dingin mulai menggerakkan jemariku..

20170215_144414-02

Jempolmu Harimaumu..

Dulu kata pepatah mulutmu harimaumu karena dari lisan yang tak terjaga dapat melukai orang lain. Tapi sepanjang tahun 2017 ini sepertinya mudah sekali bagi kita untuk menggerakkan jempol dan membagikan hal-hal HOAX yang belum tentu kebenarannya, cenderung provokatif, dan bersentuhan dengan SARA. Semoga di tahun 2018 meski disebut Tahun Politik, warganet alias netizen lebih bijak lagi untuk cermat dan kroscek terlebih dahulu apabila membagikan tautan serta bijak dalam menuliskan komentar. Biar adem Indonesiaku..

Relasi Keluarga

Namun yang menjadi pelajaran berharga adalah petuah Kakung Ito bahwa pagar rumah adalah lidah. Sepanjang 2017 memang banyak gesekan dalam keluarga besar saya bahkan dengan isteri sendiri. Namun semoga semua menjadi evaluasi untuk lebih bisa bijak dan dewasa dalam menghadapi masalah. Dulu saat masih single ‘elo jual guwe borong!’, kalau sekarang ‘elo jual bodo amat, ada duit guwe beli, kalau gak ada ya guwe cuekin’. Tahun ini pengen fokus buat keluarga kecilku utamanya persiapan adeknya Shelo.

Mengais Rejeki..

Setahun ini bekerja di satu perusahaan besar dan di area produksi lagi, sangat menantang terutama bagaimana berinteraksi dengan lebih banyak orang, apalagi kala harus mengurangi armada demi efisiensi.. rasane ora karuan bro.. Namun meski harus gali lobang tutup lobang, saya harus bersyukur karena masih punya pekerjaan tetap dan bu Kapolda mulai mahir dan cekatan dalam mengurusi orderan Shelo Tekstil Solusindo. Tahun 2018 pengennya rejekinya mengalir deras agar lebih bisa bebas bergerak untuk berbagi selain berharap kalau Sabtu libur hehehehe…

Pengalaman Iman

Lha ini yang macet.. karena sering pulang malam maka pelayanan di lingkungan, gereja, dan paguyuban jadi terkendala. Meski demikian harus tetap semangat, semoga hadir keajaiban untuk tetap bisa aktif dalam pelayanan. Pengalaman iman tahun ini adalah.. semakin dekat denganNya, semakin berat ujian dan godaan yang muncul agar menjadi umat yang tangguh dan gak gampangan..

Masih banyak catatan lainnya, namun biarlah saya simpan untuk bekal di tahun 2018 ini. Jangan lupa siapin resolusi 2018 ya.. resolusi saya MANTAP.. Semoga lebih baik untuk saya dan keluarga kecil F23.. Good Bye 2017, Sugeng Rawuh 2018.. Berkah Dalem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here