Tahun 2024 yang berat akhirnya terlewati juga seiring datangnya tahun 2025. Tapi sayangnya masih banyak masalah tahun kemarin yang entah kenapa masih ngikut aja di tahun yang berganti. Baik itu yang belum selesai atau yang karena sedang diuji maka datangnya belakangan di bulan-bulan yang berakhiran “BER”. Mau tidak mau tetap membuat lutut gemeter, mata siwer, pikiran munyer, dan er er lainnya. Maksud hati sudahlah selesai bang.. kan udah beda kalendernya. Tapi itulah seninya menjadi manusia, bahwa kalau tidak ada masalah berarti kontrak kita sudah habis di dunia. Bahkan kadang udah bendera kuning aja masih meninggalkan masalah loh gaes.. hehehe..


Seiring datangnya tahun yang baru, blog sepi ini pun harus bertahan untuk setia menetapkan resolusi pribadi. Kalau tidak, takutnya tidak ada bacaan di tahun ini hehehe. Sebab blog ini bisa diakses saat awal tahun atau saat empunya berulang tahun.


Melihat kegagalan resolusi dua tahun terakhir : (2024) Positive Just Do It dan (2023) Champions maka sepertinya tahun 2025 tidak perlu resolusi yang muluk-muluk. Tahun ini adalah TAHUN PEMULIHAN, dari keuangan yang remuk, kesehatan yang memburuk, target kerja yang ambruk, atau dinamika keluarga yang terpuruk. Harapannya tentu saja semuanya berubah ke arah yang lebih baik dan bisa menyebarkan kebaikan di tengah keterbatasan juga tetap waras walau akan sering disergap cemas serta harus berfikir keras. Seperti biasa selalu ada kepanjangan dari resolusi yang dibuat ya pembaca yang budiman.. 

PE : Periksa lagi apa saja kegagalan dan penyebabnya di tahun yang lalu
Siapa tahu ternyata penyebabnya masih akan ditemui lagi kali ini, bisa gagal maning gagal maning son. Lebih baik hindari atau sebisa mungkin dieliminasi semisal pola istirahat dan olahraga yang kurang, menu makan tidak sehat, hidup boros karena gengsi, menunda-nunda pekerjaan, atau cuek dengan keluarga. Yuk dirubah menjadi lebih baik gaes, bisa googling kok cara-caranya.

MU : Mulai dari awal tahun untuk menetapkan target, rencana pencapaian, dan evaluasinya
Ini sih mutlak ya, jangan sampai kayak saya yang tiba-tiba merasa udah Desember tapi belum ngapa-ngapain. TELAT! Sebab semua target harus ditetapkan agar rencana pun bisa disusun dengan baik guna pencapaiannya. Setelah dilaksanakan? Ya di evaluasi kekurangannya. Please, jangan lakukan tahap ini di Februari atau bulan-bulan sesudahnya.

LI : Lihat semua peluang untuk perbaikan dan peningkatan
Kadang kita berpikir pengen lebih tapi usaha sama atau tidak mau mencoba keluar dari zona nyaman tapi tiba-tiba teriak “woii siapa yang ambil kesempatanku!!”. Saat ini semua dituntut untuk lebih inisiatif, kompetitif, dan berani spekulatif. Kalah sama yang muda-muda nanti loh..


HAN : Hanya percaya dan bersandar kepada-Nya
Ini sih mutlak meski mudah nulisnya tapi aku juga berat jalaninnya. Seringnya protes! Sampai maksa teman ngeliatin khodam, padahal khodam kita ya iman kita kepada-Nya. Seringnya ngeluh bahkan doanya ngancam! Padahal kita itu ciptaan-Nya, kok malah mengintimidasi Tuhan. Pendek kata harus mau intropeksi dan lebih dekat pada-Nya, meski jangan mau kalau buru-buru dipanggil ya.. DOSAMU masih buanyaaak! Atau jangan juga tiba-tiba malah PENGEN PULANG ATAS KEMAUAN SENDIRI, belum waktunya juga gaess..


Selamat Tahun Baru 2025, semoga semua akan dipulihkan oleh-Nya. Aamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here