Home Blog Page 25

Siang terik di gang senggol.. bersama bu dokter muda..

0

Siang itu..

begitu terik..

Sangat susah rasanya..

bertemu denganmu sekarang2 ini..

Tiada ada waktu senggang antara kita..

Yach engkau sekarang sudah jadi ibu dokter muda

Waktumu tersita untuk dinas pagi, malam, ataupun panjang..

Tak sampai sejam kita bertemu.. di siang terik, tepat di gang senggol itu..

Akoe dan Si Ayah Luar Biasa..

0

Jika selama ini kita kenal sosok seorang Ibu, yang menjadi tempat bertanya anak-anaknya.. Ah itu biasaaa.. orang kate sudah basi.. Tapi coretanku kali ini, adalah mengenai seorang ayah.. yang cerdas (walau maaf.. tetap ayahku yang terbaik kan?) Weits.. Jangan protes.. karena kalian pasti juga sepakat.. bahwa ayah terbaik tetaplah ayah kita sendiri..

Dah siap?? Let’s the story begins..

Peluh mulai membanjiri tubuhku siang kemarin.. Sabtu 22 Januari 2011..
Aku terdiam menikmati siksaan pengap di dalam angkot 06A trayek Gandaria Kampung Melayu via UKI.. Nyaris tak ada yang menarik selain nona manis yang naik bersama Ibunya dari depan Huntsman ex Ciba.. Namanya Bunga (aku tahu saat dia bicara dengan seseorang di hape nya..)

Akoe dan sekelumit masa lalu..

0

Ilustrasi di atas cukuplah untuk menggambarkan suasana percakapanku dengan seorang sahabat lama di hari Minggu yang lalu. Suasana yang begitu baik tiba-tiba berubah sedikit “menegangkan” saat ku tanya kabar mantannya waktu SMA. Suaranya mulai terdengar il-fil (hilang feeling) dan sedikit malas ngomong.. Mantan.. yach mantan kekasih.. yang dalam coretan ini kusebut sebagai sekelumit masa lalu..

Biar suasana mendukung, coba putar beberapa lagu lawas saat membaca coretan ini. Boleh pilih Setia-nya Jikustik, Penggalan Kisah Lama-nya La Luna, atau Demi Waktu-nya Ungu. Aku sendiri lebih memilih untuk mendengar A.N.G. nya NAFF saat menarikan jemariku di tuts abjad Aspire-ku.

KeRaMas…. kebumikan rasa malasmu..

0

Hari ini.. ada satu cinderamata Pulau Dewata dari adik cantikku.. Yeach kalender duduk yang unik, karena terbuat dari kayu berupa balok balok angka dan bulan yang bisa disusun sesuai tanggal hari ini dan hari-hari berikutnya tentunya.. Simpel tapi berkesan buatku karena ini membantuku untuk mengatasi rasa malas setiap harinya. Bagaimana tidak? aku dalam hari-hari esok akan mampu mengebumikan rasa malas di pagi hariku dengan merubah susunan kalendar unik ini. Jika malas bisa “dibunuh” dimulai dari hal kecil, bukankah akan berimbas positif bagi hal yang besar? Lihatlah sapi/kerbau imut yang ada di kalendar itu, sapi/kerbau yang biasa diidentikkan dengan hewan pemalas (baca:kemalasan) akan melecutku untuk lebih rajin dan giat lagi..  Thanks ya sista..

Terapi Doa dan Terapi Tobat..

0

Terkadang kita banyak menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk hal-hal yang kita inginkan. Memburu ahli terapi sampai ujung lobang semut atau tempat jin buang anak pun kerap dijabanin. Mulai dari mau sembuh dari penyakit, mau kaya, mau lebih seksi dan cantik, mau lebih lama dalam bercinta, pokoknya.. mau apa ajjahh bolehhhh..

Tapi ada yang lebih manjur, dan lebih mak nyus (kata Pak Bondan) dari segala terapi.. Yakni terapi doa dan tobat. Caranya mudah, murah, dimana saja bisa, hanya yang paaaaliiing berat adalah niat melakukannya. Lucu bukan? yang mahal hayuk aja, eh yang murah kadang kita sungkan dan enggan..

Detail yang terlupa…

2

Sore yang sempurna.. dengan secangkir kopi dan cemilan kecilku. Sayang dirusak oleh suara nyamuk yang mulai menyerbu kolong mejaku secara sporadis..

“ngiiiing… ngiiing…”  dan membuatku meraih obat nyamuk semprot untuk mengusirnya

“nyamuk berbunyi ngiiiiing.. karena minum darah.. Coba kalau minum bensin.. bunyinya brummmmmm”

Sedikit tidak beruntung memang lokasi kamar kosku yang sudah 4 tahun kutempati ini. Tepat di belakang kamar ada sungai kecil yang mengalir dan karena ulah oknum masyarakat seputaran Depok yang nakal, kadang aku juga sich, banyak sampah yang mengotorinya dan membuat aliran tak lancar (kecuali saat hujan deras) dan menjadi sarang terbaik untuk nyamuk di siang hari. Malam harinya, mulailah invasi mereka ke kamarku dan kamar-kamar lain di MabeskosmaR (Markas Besar Kos Maryam) tercinta ini..

Aku dan mbak Rara.. Pizza Kramatjati Girl..

0

22.05 (27 Feb 10) di jalanan nan macet depan Pasar Kramatjati..
Malam mulai larut.. namun aktivitas yang padat di jalan ini setelah dari tempat nyonya di Rawamangun seolah tak mau memberiku waktu untuk segera sampai di kost dan bersiap untuk ke Bandung esok pagi..
Sedih rasanya mendengar si Telor Ceplok (TC)yang kutunggangi meraung di tengah padatnya motor dan mobil serta asap plus bau amis seputaran pasar ikan Kramatjati..

22.25 puasssss.. bisa lewati titik macet
Ah lega juga.. tapi UPZ!!! tiba-tiba si TC berhenti mendadak.. Modar aku..
Padahal bensin penuh.. pertamax pula..
Di iring deru klakson yang tiba-tiba bergemuruh karena ulah nakal si TC, pelan-pelan sambil pringas-pringis kudorong dia ke tepi jalan. Ah.. muntah kali si TC nyium bau amis dari pasar ikan.

Tak apain ya???
Kalau udah gini jadi iri ma Bapak dan Dhenta yang paham tentang motor..
Wiz ah.. tak diemin aja, barangkali dia gak mau kuajak nongkrong di TanTaSarBo seperti biasa kalau habis anterin nyonya (terlalu maksiat bossss…)

22.40 lirak lirik kanan kiri untuk nongkrong
Hah.. nongkrong dimana nich? Aha.. ada Pizza Kramatjati.. Mungkin dah pada tahu ya istilah ini..
Pizza ini adalah kue cucur yang biasa dijajakan (fresh from the wajan) di seputaran Pasar Kramatjati bersama dengan beberapa jajan pasar lainnya.
Kucari aja yang agak sepi pembelinya.. dan ALAMAAAAAAKKKKK!!!! penjualnya cantik abis.. (DP centil mode ON). Setelah beli soft drink mak nyuz.. mulailah aku MERAPAT!!!

Menyayanginya lewat untaian nada, dentingan gitar, dan suaraku

0

Menyayangi memang bukan harus berarti memiliki..

Pun menyayangi berarti menempatkan suatu pribadi ‘lebih’ dari yang lain..

Lebih istimewa.. lebih nyantol di hati.. lebih berkesan.. dan lain2..

Walau tak boleh tuk memilih-milih katanya.

Pacaran ala Futsal.. Gaya guwe bangetz..

0

Satu hisapan rokok DP di atas KMP MITRA NUSANTARA.. kala mengarungi selat Sunda di sepertiga malam (kalimat mb Linda..) mampu menggelitik otak nakalku tuk sadari bahwa gaya cintaku mirip dengan permainan futsal.. Apa sebab? Bola harus ke depan saat memulai pertandingan.. Artinya kita tidak boleh menoleh ke belakang melainkan fokus ke depan, merajut masa indah dgn pasangan kita saat ini (yeah.. Pantang teklek cemplung kalen..)

Temaram jingga di sudut keretaku..

0

Lepas penat menunggu waktu..
Ku berdiri d sudut keretaku..
Sebatang rokok tak mampu usir galauku..
Sbab teringat secuil kisah di suatu waktu..

Beda tempat.. Beda waktu..
Kala mengejarmu di kota itu..
Lain sebab.. Lain asa..
Karna saat itu jutaan cinta menghujaniku..
Mungkin rasanya tinggal puluhan saja yang menderaku..
Di sudut kereta saat kutulis coretanku..

MUST READ

Tiga Coretan Hati.. Video Mesum Pelajar Bekasi

0
Ahh.. Bekasi lagi.. Beberapa hari ini berbagai media baik cetak maupun elektronik mengabarkan beredarnya rekaman video mesum sepasang pelajar di Bekasi. Bahkan ada yang...

CEKATAN GITU..

Selamat Datang 2019