Home Blog Page 13

Akoe dan Si Bapak Tengil…

0

Satu kedai es cendol di sekitar jembatan Kebon Nanas menjadi pilihanku siang ini untuk melepas penat setelah menikmati perjalanan dari Serang ke arah Ciledug menggunakan bis antar kota. Meski debu berterbangan di sekitar kedai kecil yang kusinggahi tetap tak sanggup untuk mengalahkan nikmatnya segelas es cendol di terik hari ini. Slruuuup.. tegukanku yang kesekian memuaskan dahagaku. Urusan haus lenyap.. kambuh deh penyakit mata jelalatanku yang liar menatap sekeliling. Ke kanan, kiri, atas, bawah ups.. ada dua kucing berlarian nampaknya ingin menuntaskan percintaannya siang ini. Cing.. kucing.. inget waktu woi… ntar malem aja kenapa sih..

Saat kutengok lagi kedepanku, tampak seorang bapak berjaket hitam sedang asyik ngobrol di hape dengan kerasnya. Ah.. si tengil ini rupanya!! (nanti aku ceritakan kenapa aku menyebutnya si tengil). Dalam pembicaraannya dia tampak membentak seorang wanita yang dipanggilnya ‘mama’ untuk segera menjemputnya di kedai yang sama denganku singgah. ‘Sebagai isteri harus nurut suami… ‘ itu yang dikatakan dengan lantang sebelum Ia mengakhiri pembicaraannya. Wuah.. kasar banget bang!

Tak berapa lama dia berganti hape dan menghubungi seseorang lain.. Anehnya kali ini dia panggil ‘sayang’, mungkinkah menelepon isterinya tadi? Tapi ah tidak.. suara di ujung hape itu terdengar beda. Tuhan.. kenapa telingaku “kepo” banget?? Tapi sumpah dengan jarak antara kami berdua yang hanya dibatasi meja penjaja kedai, volume hape tersebut masih terdengar olehku. Dosa dosa dech..

Berawal dari Selembar Checklist…

2

Pernah berhadapan dengan check list? Selembar kertas berisi uraian beberapa hal atau item yang harus kita periksa? Aku mendapatinya di lingkungan kerjaku dimana setiap shift kerja harus ‘bercinta’ dengan checklist kebersihan yang tersebar di tiap ruang kerja. Menjemukan kadang.. karena mau tidak mau harus masuk tiap ruangan dan kadang berpindah gedung. Tapi mengasyikkan bila mengerti makna tugas tersebut untuk memastikan bahwa setiap ruang kerja bersih atau justru perlu dibersihkan ulang.

Checklist hanyalah sebuat alat untuk mengatasi memori otak yang semakin lama semakin berkurang volumenya. Dengan menandai sebuah checklist berarti kita terhindar dari beberapa kalimat “perasaan udah..” atau “nampaknya belum…” juga parahnya “aduh kayaknya saya lupa..”. Juga merupakan pemenuhan sebuah pameo dunia industri untuk menulis apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang tertulis. Lupa-lupa inget kayaknya .. industri apa ya? Hahaha..

Pernah sepulang kerja aku langsung berkutat dengan seonggok dokumen-dokumen lama.. Aku bolak balik satu demi satu.. beberapa kadang kuremas gemas dan dalam sekejap sudah meringkuk manis di dalam tong sampah apabila memang dokumen tersebut tidak terpakai lagi. Dan ahaaa… aku menemukannya.. sebuah checklist yang aku buat saat menempuh satu pelatihan di kampusku. Kuberi nama checklist kehidupan… Agak lusuh dan dekil memang, satu deretan hal-hal yang ingin aku capai dalam beberapa hitungan waktu.. Mulai dari lulus sebagai peracik obat.. bekerja.. menjadi si entertainer di lingkungan kerja.. tugas ke luar daerah dan ke luar negeri.. dan WOI!! Kenapa ada yang nyoret item menikah di usia 27 tahun!! Haduuuh… Pantes sampai sekarang belum ijab kabul… Nasiiib…

Bulan Maria… Gua Maria..

0

Sudah hari keempat di Oktober 2012 ini.. Bagi umat Katolik sepertiku ini disebut Bulan Maria.. Selain bulan ini masih ada lagi bulan Mei dalam penanggalan Masehi yang juga menjadi Bulan Maria. Kenapa? bisa dicari jawabnya di beberapa website misalnya di sini atau di sini.. Tentunya apa yang harus dilakukan pun dapat ditelusuri di website tersebut.

Bagiku.. bulan Mei dan Oktober sangat berarti utamanya saat masa kuliah karena berbagai Gua Maria sempat kukunjungi untuk berdoa dan (maaf) mengenalkan tempat ziarah agamaku kepada pacarku yang non Katolik. Tidak perlu dibahas lagi untuk alasan kedua sebab aku hanya ingin jujur dalam setiap coretanku. Alasan pertama? jelas.. di tempat ziarah seperti Gua Maria (yang kebanyakan diyakini sebagai tempat dimana Bunda Maria menampakkan diri) umumnya terdapat beberapa rangkaian acara pada hari-hari tertentu misal Sabtu malam Minggu (sedikit jawaban untuk alasan kedua). Entah itu doa bersama, retret rohani, hingga misa kudus yang tentunya sangat membantu bagi mereka yang memiliki masalah sulit berdoa (wong tinggal ngikut doang).

Hemh.. coba kuhitung lagi berapa Gua Maria yang pernah kudatangi.. Pertama tentu Gua Maria Padang Bulan di Pringsewu, Tanggamus Lampung. Lalu Gua Maria Lourdes Sendang Sono, Gua Maria Tritis Gunung Kidul, Gua Maria Sendang Rosario Ngijorejo Wonosari, Gua Maria Sendang Jatiningsih Sumberagung, dan Gua Maria Lawangsih Nanggulan yang kesemuanya di Yogya. Selanjutnya Gua Maria Sendang Sriningsih Prambanan, Gua Maria Marganingsih Klaten, Gua Maria Kerep Ambarawa, dan Gua Maria Sendang Ratu Kenya Wonogiri yang berlokasi di Jawa Tengah. Deretan berikutnya adalah Gua Maria Lourdes Puh Sarang Kediri dan Gua Maria Kaliori di Purwokerto. Untuk daerah Jakarta-Bogor, ada Gua Maria Lembah Carmel Cipanas, Gua Maria Kanada Rangkasbitung, dan Gua Maria Fatima di Bekasi. Total ada 15 Gua Maria dari hampir 100 yang ada di Indonesia.

Belum seberapa memang jumlah Gua Maria yang kusambangi. Tetapi dari situlah timbul semangat untuk bisa mengumpulkan rejeki guna mengunjungi Gua Maria lainnya di penjuru negeri. Namun terpenting tentunya bagaimana memaknainya sebagai bagian dari perjalanan rohani bukan semata ambisi duniawi. Nah sahabat.. Gua Maria yang mana yang akan kau kunjungi Oktober ini? Selamat merayakan Bulan Maria bagi sahabat Kristiani..

Langkah Baru di Penghujung September..

1
dikutip dari http://news.okezone.com

Tepat malam ini adalah 30 September.. ketika mengenang bahwa siang tadi waktu ku SD dulu pasti sudah antri di depan bioskop untuk menyaksikan film fenomenal G-30 S PKI. Fenomenal? Ya.. karena sampai sekarang mulai dipertanyakan keaslian kisah yang mendasari pembuatan film itu. Beuuh.. Mana mampu ku mencoret tentang hal tersebut? Jadi corat-coret semampuku saja ya..

Masih di malam akhir September 2012.. rasanya coretan di buku kecilku masih menyimpan tanda tanya besar untuk rencana pengeluaran dua bulan mendatang yang membengkak hampir 3 kali lipat dari gaji normalku? Mampukah aku melewatinya dengan mulus? Hanya Tuhan yang tahu jawabnya dan yakin aku akan mati-matian mencari jawaban itu.. Dengan apa? Usaha.. dan juga doa pastinya. Ada sahabat yang mau bantu? Inbox aja ya ke email atau hape saya.. dijamin tepat waktu ngembaliinnya.. (apa dibuat status ocehan dan jejaring sosial aja ya..)

Status di penghujung bulan ini masih sama.. bisa dikatakan sendiri.. namun dekat dengan seorang wanita walau belum jelas akhirnya seperti apa. Masih ngambang.. sama takut dan egonya.. Tapi sudahlah biar jadi cerita kami berdua.. karena semua pasti indah pada akhirnya..

Beberapa puluh menit lagi September 2012 pun usai.. berganti Oktober tentunya. Dan  aku baru saja selesai packing untuk terbang esok pagi ke Banyuasin SumSel guna mengaudit perusahaan rekanan yang memproduksi dagangan pabrikku. Yah.. inilah langkah baru yang kumaksud. Menjadi AUDITOR.. Step awal sudah selesai di sudut Cietereup hari Jumat kemarin. Selanjutnya Senin Selasa ini di tetangga propinsi kelahiranku. Rasanya.. alamaaak luar biasa.. maaf buat yang biasa mengaudit.. jangan bilang “biasa aja kaleee..” ya.. Larutlah dalam sukacita dan harapanku dalam setiap langkah baru di hidupku.

Well.. itu saja coretan singkat malam ini.. semoga langkah baru yang selalu menuju ke arah lebih baik juga menyertaimu sahabat.. Amiiin.

Keluar Lintasan? Gak usah takut.. (Pia Crispy Dacoz)

6

Malam sahabat.. Semoga weekend-mu kali ini menyenangkan.. ceria dalam keluarga atau di tengah teman-teman yang saling mendukung. Atau.. masih berkutat dengan pekerjaanmu? Apapun itu enjoy aja deh.. nikmati saja sebagai dinamika kehidupan.

Akupun juga begitu adanya.. Sabtu ini walau OFF dari jadwal jaga lembur tetapi Tuhan memberi kesempatan untuk tetap bekerja mendampingi operator-operatorku dan beberapa staf departemen lain untuk Medical Check Up di Tubagus Angke Jakarta Utara. What a day.. membelah jalanan sepanjang Serang-Jakarta di tengah angkot yang kami sewa untuk menghemat biaya. Tahu sendiri kan ini tanggal berapa? Hehehehe.. Biarpun kecil yang dibuat namun besar manfaatnya bagi yang membutuhkan..

Puji Tuhan, dengan dukungan semua partner kerjaku dari mulai pendataan karyawan, nganterin ke check point, koneksi dengan pihak klinik, dan sumbangan dana untuk meringankan sewa angkot, akhirnya test dapat selesai dengan lancar adanya. Great Team.. Thanks.

Ah.. aku sedang di lintasan.. menjadi seorang apoteker cetakan Sanata Dharma yang humanis. Dulu kupikir aku akan keluar dari lintasan, masih inget coretanku tentang bagaimana kembali ke lintasan? Cekidot di sini deh. Namun pertanyaannya? Bagaimana saat keluar lintasan? Tidak menekuni lagi profesi ke-apoteker-an? Apakah semua berakhir?

Say NO!! to PHP..

0

Masih ingat betul saat pagi baru dimulai beberapa malam yang lalu. Di folder kicauan ada tertulis “Inget, jangan mau jadi korban PHP”.. Dasar setengah ngantuk, aku re-kicau aja dengan “Pria Hidung Pelang maksudnya?” gaya Jogja-nya yang suka kepleset keluar. Kirain sih selesai.. tapi kok banyak re-kicau yang sama.. Langsung melesat new tab tanya ke simbah Google. Dan alamak.. ternyata PHP yang dimaksud adalah Pemberi Harapan Palsu!!

Hemh, garuk-garuk kaki (dizolimi nyamuuk..), dan mulai sadar bahwa istilah ini nampaknya sudah lama beredar nih. Huuh, ketahuan kuper dan selalu ketinggalan nih..

Eits.. bukan hanya antara cowok dan cewek menyangkut cinta-cintaan lho.. PHP juga bisa dilakukan oleh siapapun misalnya orang tua, atasan, bawahan, managemen, dan sebagainya. Baik berupa janji manis, tepu-tepu, atau segala bujuk rayu yang ujungnya ZOOONG alias nol besar. Contoh teraktual ya beberapa keluhan simpatisan terhadap janji calon-calon yang diusungnya dalam PILKADA  di berbagai daerah negeri ini. Ah.. jadi inget kemenangan Jokowi Ahok dalam Pilkada Jakarta walau masih versi Quick Count. Semoga beliau bukan tipe PHP untuk semua masyarakat ibukota yang menginginkan perbaikan dan benar membutuhkan perubahan ke arah lebih baik.  Hemh.. Hanya Tuhan yang gak pernah PHP, kalau doa belum dikabulin? Itu mungkin tergantung niat, cara berdoanya, tujuannya, dan mungkin masalah waktu saja..

Aku sendiri?  Jujur pernah jadi PHP dan juga pernah “P” bagian depannya diubah jadi PENERIMA, PENIKMAT, dan PEMUJA.. hadeeew.. Tapi sekarang pengennya ANTI PHP.. kalau sahabat sendiri?

Be Simple.. Gak Nggombal!!

5

Kemarin.. Utak atik HP menjelang dini hari.. beberapa deret SMS membuatku tersenyum siang ini.. Aku bagi dikit deh..

Aku : “Kau jaga slalu hatimu.. Saat jauh dariku.. Tunggu aku kembali.. Karena Ku Sanggup..”

Dia   : “ Sanggup apa? “

Aku  :” Jaga hatiku juga..”

Dia   : “ : -D “

Haiyaaah.. aku geli juga membaca ulang jawabanku. Pancingan awal yang merupakan gabungan dari dua bait lagu-nya Seventeen dan Ninez Monica sebenarnya copas dari status jejaring sosialku. Tapi pertanyaan si dia itu memang spontan dan gak kuduga. Aaah.. kalau setahun yang lalu pasti dengan semangat 45 akan kujawab “Sanggup menjaga hatimu.. Sanggup mencintaimu selamanya.. , bla bla, bla...” dan deretan kalimat gombal lainnya.. Tapi jawabanku? justru sanggup jaga hatiku sendiri,buat dia aja maksudnya…

Faktor “U” kah? Entahlah.. yang jelas sekarang itu bagiku yang namanya mencintai itu mesti simple dan jujur. Nggak mencintai keluarga, teman, sahabat, pacar, gebetan, pacarnya orang ups!! yang terakhir jangan.. Nggombal? Bukan jamannya lagi walau kadang nggak cewek dan nggak cowok masih pengen digombalin seperti yang biasa Andre OVJ atau Arie Untung lakuin di tipi tipi. Heh.. jangan melotot, aku juga kadang pengen kok..

Bagaimana mencintai yang simple ? Setia, Iman, Percaya, LEpas.. Ya kudu setia laah, namanya juga dengan pacarnya. Setia juga gak harus seiya karena perbedaan kadang menjadi kembangnya pacaran. Lalu se-Iman, ini sih relatif lho.. tapi kadang kalau tidak disadari dan berdasarkan pengalamanku sendiri, pacaran gak seiman akan sampai di titik tersulit untuk diperjuangkan (selengkapnya bisa baca di sini). Percaya? Jelas.. kalau setia tapi gak percaya ya sama aja bohong.. pacarnya dipasangi CCTV aja di sekujur tubuhnya, atau di tatto nama kita yang buanyaaak dan bessaaarrr… Terakhir? Agak aneh nih.. Lepas..  Ya dilepas aja si pacar, jangan dikekang, ibarat menggenggam pasir itu loh.. tahu kan? Anak SD aja tahu.. Nah kalau malah kebablasan? Si pacar selingkuh atau digebet orang? Haiyah.. Simple aje bos.. LEPAS beneran ajah.. Cari lagi!!

Cari Virus B1N1…

0

Masih inget tentunya dengan virus H5N1? Yang kondang juga dengan flu burung? Satu virus mematikan yang bikin heboh seantero jagad. Setelah itu ada virus yang menggemparkan yaitu R4N1.. asalnya dari lapangan golf konon kabarnya mengakibatkan jawara pembabat korupsi bertekuk lutut dan kelu lidah. Baru deh nyusul virus-virus lain, kalau dari wanita yang ganas katanya virus W1L dan L4K1.. sedangkan kalau dari kaum pria munculnya virus P1L dan B1N1. Agak mumet? Baca angka 4 dan 1 sebagai “A” dan “I” hehehe..

Tapi kok rasanya orang tidak kapok-kapok dan ngeri ya? Faktanya banyak virus P1L dan W1L yang sanggup mengandaskan bahtera rumah tangga sebuah keluarga. Masih ada virus L4K1 yang bisa membuat isteri mengalami kondisi merana dan terlantar dibarengi tekanan darah yang meninggi atau bahkan pingsan berdiri (lebay.net). Di sisi lain, gempuran virus B1N1 juga bisa menyebabkan kematian di tangan sendiri karena tak kuasa melayani tuntutan si virus atau minimal stres dan amnesia.

Aku juga begitu.. sudah tahu virus tersebut bahaya, tapi malah sedang getol-getolnya mencari. Bahkan calon virus B1N1 pun juga kuselidiki.. Halaaah.. sampai kadang nantangin si calon virus itu buat nyerang dan menyakitiku.. wekekekek. Jelas tidak takut, karena sebenarnya virus L4K1 maupun B1N1 sudah ada antivirusnya. Apa itu? H4T1, 1M4N, C4R3, P3RC4Y4, dan S3T14. Apalagi kalau anda punya antivirus K4Y4.. walau tidak pula menjamin si B1N1 terkondisikan tapi dalam porsi yang tepat dapat membuat si virus menjadi jinak dan malah bisa bersimbiosis mutualisme atau minimal komensalisme . Hanya dosisnya harus tepat, karena kalau berlebihan dan tidak dimonitor?? awas.. L4K1 dan B1N1 bisa jadi simbiosis parasitisme.

Sahabat.. sudah dapet virus L4K1 atau B1N1? Sudah dijinakkan? Yang masih nyari ? #salaman…

BE YOUR SELF…

4

Sahabat..  beberapa kali aku tidak bisa mengikuti yang namanya acara reuni. Ketidakbisaanku bukan karena males tetapi kadang berbenturan dengan acara lainnya atau tugas kantor. Kali ini.. selain karena sudah diumumkan jauh-jauh hari, entah kenapa.. aku bersemangat sekali.. Semoga semangatku bertemu dengan semangat kakak-kakik, teman-temin seangkatan, dan adak-adik seperjuangan untuk bertemu di sudut Maguwoharjo, Paingan tercinta.. Curcol dikit boleh ya…

Jujur.. tadinya sempat minder karena belum payu alias sudah tuwir masih jomblo.. belum sukses dan bisa bawa mobil sendiri ke acara nanti.. belum bisa booking hotel mewah atau restoran terkenal untuk mentraktir rekan-rekan yang datang di alumni. Hemh.. belum bisa naek si Garuda untuk terbang ke Jogja. Apalagi ajeb-ajeb di pertigaan Jalan Solo-Godean (baca : HuGo’s Café).. mana kuat dompetku. Belum nanti kalau ditanya adik tingkat atau kakak tingkat atau sejawat seangkatan.. “Nius/Komeng/PK.. kerjo nangendi kowe dhab? Dadi opo? Gajimu piro?” waduuh.. bisa tambah ngumpet nih idung pesekku karena minder dengan mereka yang lebih sukses. Belum lagi balutan busana dan aksesoris yang mungkin hanya bisa kutandingi dengan sebuah cincin emas pemberian nenen eh nenekku karena kutahu dari atas ke bawah tubuhku tiada menempel merk mahal satupun juga.

Beberapa hari sempat kepikiran dengan hal ini.. berangkat-tidak-ikut-absen-dateng-ngumpet-teko-mboten.. berulang-ulang silih berganti berputar di benakku. Kadang tambah mabok karena ditambah persiapan audit-audit di tempat kerjaan atau cicilan asuransi dan kreditan.. Biyuuuung.. Aku mumeeeet.

Syahdan suatu ketika saat pulang.. duduk berdua dengan Pak Boz si dosen SD.. dan panen cerita masa muda beliau yang dihabiskan dengan kerja serabutan untuk menyambung asa dan hidup, masih inget cerita tentang beliau, di sini niih.. Setelah kepulan beberapa batang rokok DP dan dua gelas Moccacino.. Baru kutemukan harus memutuskan apa.. BERANGKAT..

Looh, yakin? Ndak malu? Ndak Minder? Ndak Takut? Jawabku.. NGGAK SAMA SEKALI..

CEKATAN GITU..

0

Satu coretan menjelang berakhirnya aktivitas hari ini kudedikasikan buat sahabat yang sering bekerja dalam team. Sering kali suatu team dinilai GAGAL dalam menyelesaikan tugas atau masalah yang timbul karena kurangnya trik dalam kerja bareng tersebut. Well.. ada satu pengalaman yang mungkin kiranya bisa kubagi dalam bekerja team, semoga bisa membantu.. Bila kurang berkenan? Senyum boleh.. marah jangan.. tambahi saja deh..

Karena pernah dibilang masternya akronim (master kelas RT), maka aku bagikan pengalamanku dalam dua kata.. CEKATAN GITU..

MUST READ

Surat Untuk Keluargaku.. di Tahun 2012..

0
Aku mengerenyitkan kening saat tak sengaja membaca lagi coretan demi coretanku di blog sederhana ini. Ada satu coretan yang kutulis di tahun lalu untuk...

Akoe dan Ibu Penjual Bunga..