Ya ampun.. blog ini sepertinya hampir lapuk dimakan rayap. Kosong blong tanpa coretan seperti mantra Om Gosonk yang justru makin menggerus dengan blog berhosting-nya. Tapi ya itulah saya.. menulis saat pengen, meski pengennya nulis terus.. tapi pengen thok! Tangannya kadang belum bisa sinkron dengan kondisi sekarang. Weits.. gaya amad! Emang apa kabar mblo?
Eeeh.. sembarangan, judul coretan ini menjawab empat suku kata sebelum tanda tanya yang dulu sering diucapkan para atasan jika meeting bulanan itu. Bertiga Satu Tujuan.. Ya, saya sudah menikah, dan punya puteri mungil nan menggemaskan.. Shelomitha namanya. Tapi bolehlah kalimat dalam angka tersebut saya terjemahkan dalam rangkaian kata berikut..
Bintang.. Isteriku..
Sekali lagi tersenyum jika membaca ulang coretanku sebelumnya. Setengah hidup mencari jodoh yang bernama sama atau dengan kombinasi abjad nama depanku, ternyata memang bukan itu yang disampaikan si bapak tua. Sosok yang menjadi belahan jiwaku bernama Bintang.. kata “persis” nyatanya mengacu pada arti nama Dian dan Bintang sebagai sumber cahaya. Hemh… semula kalau punya anak akan diberi nama Silau.. soalnya terang ketemu terang.. eeeh ternyata gak jauh jauh amat.. Kenapa?
Shelomitha.. Puteriku..
Nama yang diincar oleh isteriku semenjak sekolah (ahaaay.. jauh amat mikirnya dulu maaa..). Yang bermakna pembawa kedamaian dan sekarang dipanggil Shelo (gak jauh kan sama Silau wkwkwkwk..). Puteri kecil yang sekarang hampir lima bulan lebih menjadi perhatian kami. Artis kecil yang sudah bisa tengkurap sendiri dan gemar diajak SELFIE! Hahahay.. Si mungil yang sedari dalam kandungan dibiasakan ikut pelayanan, hingga kami sepakat pasrahkan kepada Tuhan bilamana si kecil ini nantinya akan menjadi pelayan Tuhan. Amin.
Saat ini kami bertiga satu tujuan.. menjadi keluarga kecil yang selalu memancarkan kasih-Nya kepada sesama dengan cara sederhana tetapi nyata. Mohon doanya dan terima kasih sudi membaca.. Tuhan memberkati.




