Kulirik kalender lucu dari adik manisku.. 05 Februari 2011, dan my luph Aspire menunjukkan waktu 04.25 pagi..
Pelan kutarik laci meja, dan kuraih kertas yang sudah lecek dan kumal karena seringnya kusentuh dan kubaca..
Kulihat dan kueja dalam hati deret kata demi kata di kertas itu..
Tersenyum geli ku menatap rancanganku sendiri atas hidupku ini..
Tapi sekejap menggenang bulir bening air mata di sudut mataku..
Menyadari besar kuasaNya atasku..
Karena indah yang kurancang tapi tak sempurna yang kuperoleh..
Ingin meledaaakkk.. Tapi PLUP! terdiam kelu..
Mungkin bukan sekarang, walau tak boleh berhenti kuupayakan..
Tak seperti yang kumau, meski harus kugapai sgala rancangan..
Kulipat lagi kertas lusuh itu, kali ini kusimpan di lemari..
Berharap berbeda tempat, berbeda pula hasil yang kudapat..
Ah.. sepertinya kali ini, episodeku berjudul SabaR MaNanti..
Karena tak pernah putus asa ini..
Asal tak membunuhku, ini akan membuatku semakin tegak berdiri
Dan semakin berarti..

