{"id":693,"date":"2011-08-23T22:23:24","date_gmt":"2011-08-23T15:23:24","guid":{"rendered":"http:\/\/bocahrantau.wordpress.com\/?p=693"},"modified":"2011-08-23T22:23:24","modified_gmt":"2011-08-23T15:23:24","slug":"kamu-itu-ya-dirimu-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/2011\/08\/23\/kamu-itu-ya-dirimu-sendiri\/","title":{"rendered":"Kamu itu ya.. Dirimu sendiri&#8230;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify;\">Malam ini aku termenung setelah melihat tayangan sekilas mengenai pabrik tempatku bekerja di sebuah stasiun televisi swasta. Terngiang beberapa pertanyaan dari kawan-kawan seperjuangan yang hampir dimulai dengan kata tanya kenapa, mengapa, kapan, bagaimana, hingga dapat berapa. Alunan pertanyaan yang seolah memiliki irama senada selalu terlontar dari mereka. Tentu tidak semua tanya kan berjawab.. biarlah beberapa menjadi privasiku bukan? Ya itulah aku&#8230; itulah keputusanku..<\/p>\n<figure id=\"attachment_695\" aria-describedby=\"caption-attachment-695\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/bocahrantau.files.wordpress.com\/2011\/08\/kamu-ya-kamu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-695\" title=\"kamu ya kamu\" src=\"http:\/\/bocahrantau.files.wordpress.com\/2011\/08\/kamu-ya-kamu.jpg?w=300\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-695\" class=\"wp-caption-text\">http:\/\/androidship.wordpress.com<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align:justify;\">Aku teringat juga beberapa idiom mengenai diri kita.. Misal.. <em>you are what you eat<\/em>, <em>you are what you wear<\/em>, dan sebagainya. Tapi bagiku.. <strong>kamu itu ya.. dirimu sendiri<\/strong>. Lengkap dengan semua kelebihan yang membuat orang segan, respek, hingga berdecak kagum. Juga kelemahanmu yang sering membuat kening orang berkerut, marah-marah, sakit hati, atau parahnya dendam sepanjang hidup.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Dirimu yang seperti apa? Nach inilah bagian tersulitnya. Saat lahir aku selalu bilang bahwa kita layaknya manekin polos, bukan kertas seperti biasa dikata orang. Melalui pelajaran dan pengalaman hidup, kita bisa menentukan baju model apa yang kita pakai, warna apa yang akan kita pilih, dan bagaimana corak yang akan kita gunakan. Saat itulah kita mulai memilih seperti apa diri kita ini terlihat dan tercipta di tengah sesama kita.<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Masih ingat coretanku mengenai <em>aku dan cerminku sore ini<\/em>?\u00a0 Juga beberapa coretan mengenai bagaimana mensyukuri kita sebagai pribadi yang unik dan tercipta baik adanya? Jelas kugambarkan bahwa yang bisa menilai kita adalah diri kita sendiri. Bayangkan.. kenapa harus mendengar perkataan orang bahwa kita itu dungu, padahal dalam kenyataannya kita bisa mengerjakan hal-hal lain yang luar biasa. Pun juga kenapa harus memaksakan dugem di night club dengan biaya mahal padahal untuk bayar makan di warteg saja kita tidak bisa. Pilahlah penilaian orang, jangan ditelan semua sahabatku..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kamu yang apa adanya.. bukannya ada apanya..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kamu yang pandai merasa.. bukan merasa pandai..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kamu yang menghargai dan bukan cari penghargaan..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kamu yang jujur dan selalu setia dalam jalan lurusNya..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Kamu yang pandai bersyukur atas segala anugerah dan cobaan hidupmu..<\/p>\n<p style=\"text-align:justify;\">Dan.. kamu.. dirimu sendiri.. yang bisa melakukan semua itu..<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malam ini aku termenung setelah melihat tayangan sekilas mengenai pabrik tempatku bekerja di sebuah stasiun televisi swasta. Terngiang beberapa pertanyaan dari kawan-kawan seperjuangan yang hampir dimulai dengan kata tanya kenapa, mengapa, kapan, bagaimana, hingga dapat berapa. Alunan pertanyaan yang seolah memiliki irama senada selalu terlontar dari mereka. Tentu tidak semua tanya kan berjawab.. biarlah beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[238,516,674],"class_list":["post-693","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-plus-plus","tag-dirimu","tag-manekin-polos","tag-penilaian-orang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=693"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/693\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bocahrantau.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}